|
KAJIAN Peran Militer dalam Sistem Politik di Indonesia sampai Jatuhnya Rezim Soeharto KASUS Bisnis Militer di Wilayah Konflik Maluku Bedil, Amis Darah, dan Mesiu: Mengurai Keterlibatan Militer dalam Konflik Ambon Tentang Militerisme di Indonesia: Kampanye Anti Re-militerisme di Indonesia Pengadilan HAM untuk Para Jenderal REHAL (buku) |
ISSN 1410-1298
|
Kekejaman selalu membawa hawa persekongkolan. Sejarah menunjukkan, di balik pembunuhan kaum penduduk sipil, didapat gambaran akan jalur komando. Karena, sejak Orde Baru duduk dalam kekuasaan, balutan darah dan mesiu hidup kembali di segala lini. Ledakan konflik yang beruntun membuat serdadu jadi organ yang tak berhenti menyalakkan senapan. Mereka menjadi fihak pertama yang turun-tangan. Tak hanya 'demi menyelematkan kehidupan bangsa', namun terutama mengambil keuntungan dari suasana. Sampai hari ini, bisnis militer di Indonesia berkembang pesat dengan hasil laba menakjubkan. Uang, senjata, dan jalur komando menjadi ornamen kekuasaan yang kebal terhadap hukum. Inilah negeri tentara, yang memenuhi hari-harinya dengan bom, peluru, dan bisnis. Negeri dimana tentara yang punya kuasa, bukan anda. Oleh karenanya, edisi ini perlu anda baca, demi mengingatkan kita akan taktik serdadu menguasai sosial-politik-ekonomi kita, agar kesalahan sejarah tak terulang untuk kedua kalinya.
diambil dari Press Insist Online |
